Pentingnya Pemilih Pemula

Badan Kesatuan Bangsa dan Politik Kabupaten Sleman bersama dengan Komisi Pemilihan Umum Kabupaten  Sleman menghadirkan para pelajar SMA-SMK se Kapanewon Pakem di Pendopo Kapanewon.

Pada hari Selasa, 7 Februari 2023 perwakilan pelajar SMA /SMK  yang berjumlah kurang lebih 50 orang  mendapatkan Sosialisasi Pemilhan Umum (Pemilu) serentak 2024.

“Pemilihan umum merupakan sarana kedaulatan rakyat untuk memilih anggota Dewan Perwakilan Rakyat (DPR), anggota Dewan Perwakilan Daerah (DPD), Presiden dan Wakil Presiden, dan anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah secara Langsung, Umum, Bebas, Rahasia, Jujur dan Adil dalam Negara Kesatuan Republik Indonesia berdasarkan Pancasila dan Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945,”, Nur Aan Muslihah mengawali penyampaian materinya.

Keomisioner KPU Nur Aan Muslihah menyampaikan tahapan-tahapan Pemilu yang akan dilaksanakan pada tahun 2024. Diharapkan semua warga masyarakat bisa berpartisipasi dalam pelaksanaan Pemilu. “Jadilah Pemilih yang cerdas, rasional dan bertanggungjawab”, katanya.

Partai peserta Pemilihan Umum pada tahun 2024 berjumlah 18 Partai Politik dan 6 Partai  Politik Lokal Aceh.  “Warga masyarakat yang sudah memiliki hak pilih wajib  memilih, bagi adik-adik yang sudah berusia 17 tahun, pada tahun 2024 besuk sudah bisa memilih, ayo semangat menjadi warga yang baik, gunakan hak pilih kalian”, Nur Aan menyemangati peserta.

Dalam sosialisasi tidak melulu penyampaian tentang Pemilihan Umum, namun juga disampaikan bagaimana komunikasi yang baik. Bagan Kesbangpol menghadirkan narasumber Zen Risna, SE, M.M sebagai  pakar komunikasi. “Komunikasi yang baik harus memperhatikan artikulasi, ritme, intonasi, kata-kata tambahan, volume suara, penggunaan bahasa, penggunaan kosakata, dah tidak kalah penting adalah sikap kita terhadap lawan bicara”,  kata Zen Risna

“Komunikasi digital bersifat “meninggalkan jejak”.  Berpikirlah dua kali sebelum mengetik sesuatu, hindari membicarakan orang lain, apalagi bicara di medsos anda”,  lanjutnya

“Biasakan memakai kata-kata maaf, silahkan, tolong dan terima kasih”,  pesan Zen Risna mengakhiri materinya.

 

 

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*