Selasa, 30 Agustus 2022 tepatnya pada pukul 19.00 WIB di Kalurahan Pakembinangun digelar acara Tirakatan memperingati Satu Dasawarsa Keistimewaan Daerah Istimewa Yogyakarta. Bertempat di Aula Kalurahan Pakembinangun dengan dihadiri Panewu, Polsek, Koramil, BPKal dan segenap pamong dan staf kalurahan. Semua pamong beserta staf dan BPKal yang hadir memakai pakaian mataraman yang menunjukkan salah satu pakaian adat budaya Yogyakarta yang dibanggakan.
Lurah Pakembinangun Suranto berharap seluruh pamong, staf dan warga Pakembinangun untuk bisa menciptakan dan melestarikan kantong-kantong budaya agar bisa ngremboko (berkembang).
“Keistimewaan Ngayogyakarta Hadiningrat, masih banyak kekurangan yang dirasakan masyarakat. Di antaranya adalah program-program yang menggunakan dana keistimewaan masih terasa sedikit yang sampai di tingkat kalurahan. Kalurahan Pakembinangun menyambut baik arahan dari Kesbangpol Kabupaten Sleman dan Dinas Kebudayaan Kabupaten Sleman untuk menjadikan Desa Wisata di Pakembinangun. . Mereka juga membangun kantong-kantong budaya, agar masyarakat tetap bangga dengan keistimewaan Yogyakarta” papar Suranto.
Puncak acara peringatan dengan membaca ikrar bersama-sama yang dipimpin Lurah diikuti semua peserta yang hadir. Isi ikrar yang dibaca Setia kepada NKRI, UUD 1945, dan UU Keistimewaan DIY nomor 13 Tahun 2012, siap menjaga dan mengisi keistimewaan DIY dengan dilandasi semangat golong-gilig, sawiji, greget, sengguh, dan ora mingkuh”, menghormati
Bhinneka Tunggal Ika dalam masyarakat sebagai satu lingkup keluarga besar (bebrayan agung) DIY, serta bertekad untuk menjaga, memelihara, dan mengembangkan adat tradisi kebudayaan yang bersumber dari Karaton Ngayogyakarta Hadiningrat, Kadipaten Pakualaman, sesuai filosofi “Sangkan Paraning Dumadi”, “Manunggaling Kawulo Gusti”, dan Hamemayu Hayuning Bawana dalam kehidupan sehari-hari dan bermasyarakat.
Pada ujung acara dilakukan potong tumpeng oleh Lurah diserahkan Panewu, yang sebelumnya dibacakan doa yang dipimpin oleh tokoh masyarakat Pakembinangun, Komrul Huda.
Be the first to comment