Sambang Kamling di Pos Kamling Samberembe, Candibinangun

Pakem, 16 Juni 2025 — Kegiatan sambang kamling kembali digelar di Pos Kamling Padukuhan Samberembe, Kalurahan Candibinangun, pada Senin malam (16/6) pukul 19.30 WIB. Kegiatan ini merupakan bagian dari upaya bersama menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) di wilayah Kapanewon Pakem.

Acara diawali dengan sambutan dari Bapak Musidi selaku perwakilan masyarakat Samberembe yang menyambut baik kehadiran jajaran Forkopimkap Pakem dalam kegiatan tersebut. Ia menyampaikan apresiasi atas perhatian terhadap keamanan wilayah dan berharap kegiatan seperti ini terus berlanjut.

Panewu Pakem dalam sambutannya mengajak generasi muda untuk mampu mengendalikan diri dan berkontribusi dalam menciptakan suasana yang kondusif. Ia juga mendorong peran aktif Linmas dan Jagawarga dalam menghidupkan pos ronda sebagai bagian dari sistem keamanan lingkungan.

Kapolsek Pakem menyampaikan bahwa situasi kamtibmas secara umum tergolong aman, namun tetap ada beberapa kasus yang menjadi perhatian. Di antaranya adalah kejadian di Kaliwanglu Wetan, di mana seorang pelaku pencurian tertangkap namun justru melakukan kekerasan terhadap anak usia 14 tahun. Pihak kepolisian telah menelusuri rekaman CCTV dan kini tengah melakukan pengejaran terhadap pelaku.

Selain itu, kasus pencurian dengan kekerasan oleh anak STM serta pelecehan sosial (jambret payudara) di sekitar patung monyet turut menjadi perhatian. Kapolsek meminta dukungan lurah dan masyarakat untuk menelusuri rekaman CCTV di sekitar lokasi kejadian. Ia juga mengingatkan pentingnya kewaspadaan dalam berkendara, mengingat angka kecelakaan lalu lintas yang masih tinggi. Terkait peredaran miras, Kapolsek menegaskan bahwa pihaknya akan menindaklanjuti perintah dari Polda untuk memberantas minuman keras di wilayah Pakem.

Danramil Pakem melaporkan bahwa wilayahnya memperoleh alokasi bantuan Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) sebanyak 25 unit dari Pemerintah Kabupaten Sleman. Bantuan ini bervariasi, mulai dari perbaikan ringan hingga berat. Proses selanjutnya akan dilakukan pengecekan lapangan oleh tim terkait.

Perwakilan dari Lapas Narkotika Kelas IIIA Yogyakarta, Bambang Setiawan, juga turut memberikan sambutan. Ia menyampaikan pentingnya peran masyarakat dalam mendukung proses integrasi warga binaan pasca menjalani masa hukuman. Saat ini Lapas menampung sekitar 575 warga binaan dari berbagai daerah di Indonesia. Ia menekankan bahwa stigma negatif terhadap mantan narapidana dapat menjadi penghalang reintegrasi sosial. Bantuan dari lurah dan masyarakat, terutama dalam bentuk penjamin dan pendampingan, sangat diperlukan demi keberhasilan proses pembinaan lanjutan di luar lembaga pemasyarakatan.

Acara ditutup dengan penyerahan bantuan alat pos kamling oleh Kapolsek Pakem kepada warga Padukuhan Samberembe sebagai bentuk dukungan terhadap penguatan sistem keamanan lingkungan berbasis masyarakat.

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*